Kuningan — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Kuningan. Sejumlah dosen dari Fakultas Farmasi, Kesehatan dan Sains (FFKS) berhasil lolos sebagai penerima pendanaan program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026.
Pendanaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas riset dan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Adapun dosen yang berhasil memperoleh pendanaan berasal dari beberapa program studi, yaitu S1 Farmasi, D3 Farmasi, dan S1 Peternakan, dengan rincian sebagai berikut:
Dari Program Studi S1 Farmasi, Dr. apt. Nur Azizah, M.Farm., lolos pada Skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR) dengan judul penelitian “Pengembangan Fitonutrien Antianemia Kombinasi Bayam Merah dan Ubi Ungu melalui Pendekatan Farmakologi Secara In Vivo.” Penelitian ini menitikberatkan pada pemanfaatan bahan alam sebagai alternatif inovatif dalam penanganan anemia berbasis pendekatan ilmiah.
Sementara itu, dari Program Studi D3 Farmasi, Sukisno, M.Pd., berhasil meraih pendanaan pada Skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) dengan judul “Analisis Kebutuhan Kompetensi Komunikasi Profesional English for Medical Purposes Berbasis Competency-Based Education pada Tenaga Kesehatan.” Penelitian ini berfokus pada penguatan kompetensi komunikasi tenaga kesehatan dalam konteks profesional berbasis pendidikan berbasis kompetensi.
Masih dari D3 Farmasi, apt. Rakhmawati, M.Farm., memperoleh pendanaan pada Skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula dengan judul “Optimalisasi Pemanfaatan Susu Murni dengan Infusa Daun Bayam (Amaranthus hybridus L.) sebagai Pangan Tambahan Bergizi dalam Upaya Pencegahan Stunting pada Balita Usia 2–5 Tahun di Desa Cileleuy.” Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan stunting melalui inovasi pangan berbasis lokal.
Dari Program Studi S1 Peternakan, Ari Abdullah Safari, M.Pt., juga berhasil memperoleh pendanaan pada Skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula dengan judul “Hilirisasi Pupuk Organik Cair Berbasis Feses Sapi Perah dan Daun Kirinyuh melalui Pemberdayaan Koperasi Karya Nugraha Jaya Kuningan.” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah limbah peternakan serta memberdayakan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis koperasi.
Dekan Fakultas Farmasi, Kesehatan dan Sains menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari komitmen dosen dalam mengembangkan budaya riset dan pengabdian yang berkelanjutan serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan diraihnya berbagai pendanaan ini, Universitas Muhammadiyah Kuningan diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta mampu menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan bangsa.

