UMK News - Dalam rangka memperingati Hari Hepatitis Sedunia (World Hepatitis Day) yang jatuh pada 28 Juli 2026, Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan hati melalui langkah preventif dan deteksi dini.
Hepatitis masih menjadi salah satu ancaman serius bagi kesehatan global. Penyakit ini kerap disebut sebagai “silent disease” karena sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, namun dapat menyebabkan kerusakan hati yang berat apabila tidak ditangani dengan tepat.
Melalui momentum peringatan tahun ini, UM Kuningan mendorong masyarakat untuk lebih mengenali faktor risiko hepatitis, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta melengkapi vaksinasi hepatitis yang tersedia sebagai langkah perlindungan dini.
Selain itu, kampanye Hari Hepatitis Sedunia 2026 juga menekankan pentingnya menghapus stigma terhadap penderita hepatitis. Stigma yang masih berkembang di masyarakat kerap menjadi penghambat bagi individu untuk mendapatkan akses pemeriksaan dan pengobatan yang layak. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan peduli.
UM Kuningan menilai bahwa edukasi dan kesadaran kolektif merupakan kunci utama dalam menekan angka penyebaran hepatitis. Dengan meningkatkan pemahaman masyarakat, diharapkan upaya pencegahan, diagnosis, dan pengobatan dapat dilakukan secara lebih efektif.
“Langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan berdampak besar bagi kesehatan di masa depan,” menjadi pesan utama dalam peringatan tahun ini, sekaligus ajakan bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan hati.
Melalui peringatan Hari Hepatitis Sedunia 2026, Universitas Muhammadiyah Kuningan menegaskan komitmennya dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, sadar, dan peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan organ vital, khususnya hati, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh. (tsa)

