UMK News - Suasana semarak mewarnai peringatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) di Desa Tangkolo, Kabupaten Kuningan. Pemerintah Desa Tangkolo menggelar simulasi manasik haji di Stadion Tunas Adiwikarta yang diikuti masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga orang dewasa.
Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh antusiasme. Tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian peringatan PHBI, simulasi tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal dan mempraktikkan tahapan pelaksanaan ibadah haji secara langsung.
Peserta diajak mengikuti berbagai rangkaian manasik, mulai dari praktik niat ihram, thawaf dengan mengelilingi Ka'bah, sa'i antara Shafa dan Marwah, hingga peragaan lempar jumrah. Dengan dikemas dalam bentuk simulasi, peserta dapat memperoleh gambaran mengenai rangkaian ibadah haji secara lebih mudah dan interaktif.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) turut ambil bagian sebagai panitia. Mahasiswa membantu mengatur jalannya kegiatan di sejumlah titik pelaksanaan manasik, sekaligus mendampingi peserta agar seluruh rangkaian dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.
Keterlibatan mahasiswa KKN UM Kuningan juga menjadi bagian dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat Desa Tangkolo. Kehadiran mahasiswa tidak hanya mendukung aspek teknis kegiatan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi dan berkontribusi secara langsung dalam kegiatan keagamaan masyarakat.
Bagi anak-anak, kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang dikemas dalam suasana yang menyenangkan. Sementara bagi peserta dewasa, simulasi manasik menjadi ruang untuk kembali mengenal serta memahami tahapan-tahapan ibadah haji.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Tangkolo berharap masyarakat dapat memperoleh pengetahuan yang lebih baik mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji. Edukasi sejak dini juga diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman dan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Antusiasme peserta semakin terasa hingga penghujung acara. Setelah seluruh rangkaian simulasi manasik haji selesai dilaksanakan, kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize berupa beragam hadiah kepada peserta.
Pembagian doorprize menjadi penutup yang menambah kemeriahan suasana PHBI Desa Tangkolo. Warga yang sejak awal mengikuti kegiatan dengan antusias tampak menikmati rangkaian acara hingga selesai.
Melalui perpaduan antara edukasi keagamaan, kebersamaan masyarakat, dan keterlibatan mahasiswa KKN UM Kuningan, simulasi manasik haji tersebut menjadi salah satu bentuk peringatan PHBI yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan nilai pembelajaran bagi masyarakat Desa Tangkolo. (tsa)

