UMK News - Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) terus memperkuat komitmennya sebagai kampus berbasis riset. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), UM Kuningan menyelenggarakan kegiatan Research and Community Service Camp 2026 yang berfokus pada penyusunan proposal hibah penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun SDM Unggul Menuju Kampus Berbasis Riset” ini dilaksanakan selama dua hari, pada 15–16 Desember 2025 atau bertepatan dengan 24–25 Jumadil Akhir 1447 H, bertempat di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Kuningan.

Research and Community Service Camp 2026 dirancang sebagai forum penguatan kapasitas dosen dalam meningkatkan kualitas proposal hibah, baik pada aspek substansi riset, kebaruan (novelty), hingga strategi teknis agar proposal memiliki daya saing tinggi pada skema hibah nasional.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. Muji Setiyo, yang memberikan penguatan konseptual sekaligus pendampingan teknis penyusunan proposal hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam paparannya, Prof. Muji menekankan pentingnya kesesuaian antara isu strategis nasional, kepakaran peneliti, serta dampak nyata riset bagi masyarakat.

“Proposal yang baik bukan hanya kuat secara metodologi, tetapi juga harus menjawab kebutuhan zaman dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkapnya di hadapan peserta.

Melalui sesi diskusi, klinik proposal, dan pendampingan intensif, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan ide riset secara lebih terarah dan aplikatif. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan riset dan PKM di perguruan tinggi.

Ketua LPPM UM Kuningan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem riset yang berkelanjutan di lingkungan kampus.

“Penguatan kapasitas dosen dalam penyusunan proposal hibah adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas riset dan pengabdian. Ini bagian dari ikhtiar UM Kuningan menuju kampus unggul dan berdampak,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya Research and Community Service Camp 2026, Universitas Muhammadiyah Kuningan berharap kualitas dan kuantitas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat terus meningkat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi, solusi, dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. (tsa)