UMK News - JATISARI — Edukasi mengenai penggunaan obat sejak usia sekolah diperkenalkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) melalui program Apoteker Cilik di SDN 2 Jatisari. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja KKN yang diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan siswa sekolah dasar.
Melalui kegiatan tersebut, siswa mendapatkan pemahaman dasar mengenai obat-obatan, mulai dari cara menggunakan obat dengan benar hingga pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Mahasiswa KKN juga menjelaskan bahwa obat tidak boleh digunakan secara sembarangan dan perlu mengikuti aturan penggunaan.
Siswa turut diberikan pemahaman mengenai pentingnya pendampingan orang tua maupun tenaga kesehatan ketika menggunakan obat. Edukasi tersebut diharapkan membantu anak mengenali bahwa setiap obat memiliki kegunaan dan aturan penggunaan yang perlu diperhatikan.
Materi disampaikan dengan pendekatan yang menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Mahasiswa KKN tidak hanya memberikan penjelasan, tetapi juga mengajak siswa berinteraksi serta mengikuti praktik sederhana selama kegiatan berlangsung.
Suasana pembelajaran pun berlangsung interaktif. Antusiasme siswa terlihat ketika mereka mengikuti setiap rangkaian kegiatan bersama mahasiswa KKN. Cara penyampaian yang melibatkan siswa membuat edukasi kesehatan tersebut terasa lebih dekat dengan pengalaman mereka sehari-hari.
Program Apoteker Cilik juga memperkenalkan peran tenaga kefarmasian dalam membantu masyarakat menggunakan obat secara aman dan tepat. Pengetahuan tersebut menjadi bagian dari pengenalan kesehatan yang dapat ditanamkan kepada anak sejak usia sekolah.
Bagi mahasiswa KKN UM Kuningan, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi kesehatan yang dapat diberikan secara langsung kepada masyarakat melalui lingkungan sekolah. Sementara bagi siswa, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai obat sekaligus pengalaman belajar yang menyenangkan.

