UMK News - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) turut berpartisipasi dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang dilaksanakan di sejumlah dusun di Desa Cantilan, Kabupaten Kuningan. Keterlibatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mempererat interaksi dengan warga dan kader Posyandu.
Kegiatan Posyandu dilaksanakan selama dua hari di beberapa wilayah Desa Cantilan. Pada Selasa, 11 Agustus 2026, mahasiswa KKN terlibat dalam kegiatan Posyandu di Dusun Cantilan, Dusun Cigobang, dan Dusun Belah.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membantu berbagai aktivitas pelayanan serta mendampingi masyarakat yang hadir. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membantu kader dalam memberikan pelayanan secara lebih optimal sekaligus memastikan rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan pada Rabu, 12 Agustus 2026, di Dusun Bangong. Mahasiswa KKN kembali berkolaborasi dengan kader Posyandu untuk mendukung pelaksanaan kegiatan dan membantu kebutuhan pelayanan masyarakat yang hadir.
Partisipasi tersebut juga memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai pelaksanaan pelayanan kesehatan dasar di tengah masyarakat. Melalui keterlibatan dalam kegiatan Posyandu, mahasiswa dapat memahami pentingnya peran kader dan masyarakat dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan di tingkat desa.
Selain aspek pelayanan, kegiatan ini menjadi ruang interaksi dan silaturahmi antara mahasiswa KKN, kader Posyandu, dan masyarakat Desa Cantilan. Interaksi tersebut turut memperkuat hubungan mahasiswa dengan masyarakat selama menjalankan program pengabdian.
Kehadiran mahasiswa KKN UM Kuningan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Cantilan, sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk mengembangkan kepedulian sosial dan kemampuan berkolaborasi di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, mahasiswa KKN terus berupaya hadir di tengah masyarakat, belajar dari lingkungan sekitar, serta memberikan kontribusi sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa. (tsa)

