UMK News - Program Studi Sarjana (S1) Fisioterapi Fakultas Farmasi, Kesehatan, dan Sains (FFKS) Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) menjalani Asesmen Lapangan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) pada 22–24 Oktober 2026 di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kuningan.
Asesmen lapangan menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penilaian mutu program studi. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi S1 Fisioterapi UM Kuningan untuk mengevaluasi dan memperkuat berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, mulai dari tata kelola akademik hingga proses pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, asesmen dilakukan oleh tim asesor Isnaini Herawati, S.Fis., Ftr., M.Sc., PhD. dan Dr. Bambang Trisnowiyanto, Ftr., S.KM., M.Or.
Kehadiran tim asesor menjadi bagian dari proses penilaian terhadap kesiapan dan penyelenggaraan Program Studi S1 Fisioterapi. Proses asesmen tidak hanya menjadi ruang evaluasi, tetapi juga membuka kesempatan bagi program studi untuk memperoleh masukan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Bagi Program Studi S1 Fisioterapi FFKS UM Kuningan, peningkatan mutu merupakan proses yang perlu dilakukan secara konsisten. Dinamika kebutuhan masyarakat dan perkembangan bidang kesehatan menuntut perguruan tinggi untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia profesional.
Karena itu, berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan menjadi bagian penting dalam proses pengembangan program studi. Tata kelola, layanan akademik, sumber daya, proses pembelajaran, serta dukungan terhadap mahasiswa perlu berjalan secara terintegrasi untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Asesmen lapangan juga menjadi kesempatan untuk melihat sejauh mana standar pendidikan yang ditetapkan telah diterapkan dalam praktik. Hasil dari proses tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan dan perbaikan Program Studi S1 Fisioterapi ke depan.
FFKS UM Kuningan terus mendorong seluruh program studi di lingkungan fakultas untuk membangun budaya mutu yang tidak berhenti pada proses akreditasi. Mutu pendidikan diharapkan menjadi bagian dari tata kelola dan penyelenggaraan akademik yang dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan LAM-PTKes, Program Studi S1 Fisioterapi UM Kuningan diharapkan semakin siap menghadirkan pendidikan fisioterapi yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.
Seluruh rangkaian asesmen dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 22–24 Oktober 2026, di Universitas Muhammadiyah Kuningan. (tsa)

