UMK News - Sumedang, 30 Juli 2026 — Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) kembali menorehkan capaian akademik membanggakan melalui Dr. Opah Ropiah, M.Pd., dosen homebase Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) Fakultas Pendidikan Sains dan Teknologi (FPST), yang resmi menyelesaikan Sidang Promosi Doktor Ilmu Sastra di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran.

Keberhasilan ini menjadi wujud nyata dari dedikasi dan komitmen dalam mengembangkan keilmuan, khususnya di bidang bahasa dan sastra daerah. Pencapaian tersebut tidak hanya memperkuat kapasitas akademik pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan UM Kuningan.

Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan yang diraih Dr. Opah Ropiah menjadi bagian penting dalam memperkuat budaya akademik di lingkungan universitas.

“Capaian ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga cerminan dari komitmen UM Kuningan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami berharap, gelar doktor ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang bahasa dan sastra daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa peningkatan jumlah dosen berkualifikasi doktor akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dengan diraihnya gelar doktor ini, diharapkan Dr. Opah Ropiah semakin aktif dalam mengembangkan penelitian, memperkaya inovasi pembelajaran, serta memperluas pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan bahasa dan budaya. Capaian ini juga menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kompetensi dan prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Pihak universitas memandang pencapaian ini sebagai bagian dari langkah strategis dalam mewujudkan visi UM Kuningan sebagai perguruan tinggi unggul dan inovatif. Momentum ini diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak karya ilmiah serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan bahasa serta budaya daerah di Indonesia. (tsa)