UMK News - KUNINGAN — Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) menjadi tuan rumah Pengajian Kitab Rutin Bulanan yang diselenggarakan Forum Kyai dan Qori Kabupaten Kuningan (FKQK), Sabtu (18/7/2026). Kegiatan berlangsung di Masjid Jami Nuroh Binti Sholih Al-Mudafo’i, Kampus 1 UM Kuningan.

Pengajian tersebut merupakan agenda rutin FKQK yang pelaksanaannya dilakukan secara bergilir di berbagai pesantren dan masjid di Kabupaten Kuningan. Kegiatan kali ini mempertemukan para kyai, asatidz, civitas akademika, dan masyarakat dalam ruang pembinaan keagamaan sekaligus silaturahmi.

Forum Kyai dan Qori Kabupaten Kuningan dipimpin Ketua KH. Muhammad Oding, didampingi Sekretaris Asus Irfan Hilmi, S.Fad.I., serta Penasehat KH. Mansyur Yunus. Sejumlah pimpinan UM Kuningan turut hadir bersama para kyai, asatidz, dan masyarakat dari berbagai wilayah Kabupaten Kuningan.

Sebelum kegiatan berlangsung, FKQK melakukan koordinasi serta menyampaikan permohonan izin kepada pihak Rektorat UM Kuningan sebagai tuan rumah. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan lingkungan perguruan tinggi dengan tokoh agama dan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Para peserta mengikuti pengajian kitab yang dipimpin para ulama dalam suasana yang berlangsung khusyuk dan penuh kebersamaan.

Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UM Kuningan sebagai tuan rumah. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan ulama memiliki peran dalam memperkuat pembinaan keilmuan dan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

“Universitas Muhammadiyah Kuningan memiliki komitmen untuk terus menjadi kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif menjadi pusat pengembangan nilai-nilai keislaman dan kemasyarakatan. Kami merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah Pengajian Kitab Rutin Bulanan Forum Kyai dan Qori Kabupaten Kuningan,” ujar Wawang.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan antara civitas akademika, para ulama, dan masyarakat.

“Semoga kegiatan ini semakin mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat syiar Islam, serta menghadirkan keberkahan bagi civitas akademika dan masyarakat Kabupaten Kuningan,” lanjutnya.

Penyelenggaraan pengajian di lingkungan kampus juga menjadi bagian dari aktivitas UM Kuningan dalam mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Kehadiran FKQK di Kampus 1 UM Kuningan membuka ruang silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, tokoh agama, dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, UM Kuningan berharap sinergi dengan para ulama dan masyarakat dapat terus berkembang. Pembinaan keagamaan yang berjalan berdampingan dengan kehidupan akademik diharapkan turut mendukung semangat UM Kuningan untuk terus bertumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.