UMK News - KUNINGAN — Dua tahun perjalanan Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) menjadi momentum untuk melihat kembali proses pertumbuhan sekaligus menegaskan arah pengembangan institusi. Memasuki Milad ke-2 yang diperingati pada 3 Juli 2026, UM Kuningan resmi memperkenalkan logo dan tema Milad bertajuk “Bertumbuh dengan Mutu, Bermanfaat dengan Karya.”
Tema tersebut menggambarkan arah perjalanan UM Kuningan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan institusi, tetapi juga pada peningkatan mutu dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., mengatakan Milad ke-2 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun universitas melalui kualitas, inovasi, dan karya yang memberikan manfaat.
“Milad ini bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi perjalanan dan komitmen bersama. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah UM Kuningan menghadirkan kualitas, inovasi, serta karya nyata yang memberikan dampak positif bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Menurut Wawang, pertumbuhan UM Kuningan perlu berjalan seiring dengan peningkatan mutu. Universitas juga diarahkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Karena itu, kolaborasi seluruh sivitas akademika menjadi bagian penting dalam perjalanan institusi. Sinergi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk menjaga pertumbuhan universitas tetap berada pada arah yang telah ditetapkan.
Dalam peluncuran tersebut, UM Kuningan turut memperkenalkan brand guidelines Milad ke-2. Panduan tersebut memuat filosofi logo, identitas visual, karakter brand, serta ketentuan penggunaan pada berbagai media komunikasi.
Logo Milad ke-2 dirancang dengan sejumlah elemen yang merepresentasikan perjalanan dan nilai yang ingin dibangun UM Kuningan. Angka “2” ditampilkan secara dinamis dalam bentuk pita berwarna biru dan hijau sebagai simbol perjalanan serta pertumbuhan yang berkelanjutan.
Elemen mahkota sinar Islami yang terinspirasi dari matahari Muhammadiyah merepresentasikan cahaya ilmu pengetahuan yang diharapkan memberikan manfaat secara luas. Sementara dua helai daun menggambarkan pertumbuhan sivitas akademika secara bersama-sama, dengan warna hijau yang merepresentasikan kehidupan dan pembaruan.
Lambang resmi universitas ditempatkan di bagian pusat sebagai identitas utama. Adapun tipografi “MILAD” dirancang dengan karakter tegas dan modern untuk memperkuat kesan institusi yang dinamis dan progresif.
Identitas visual Milad ke-2 menggunakan kombinasi warna navy, biru akademik, teal, gradasi hijau, serta aksen emas. Perpaduan tersebut dirancang untuk merepresentasikan unsur profesionalitas, pertumbuhan, dan nilai keislaman.
Dari sisi tipografi, brand guidelines menetapkan penggunaan Bassun untuk judul dan Poppins untuk isi teks. Keduanya digunakan untuk membangun tampilan komunikasi yang modern, bersih, dan mudah dibaca pada berbagai media.
Identitas Milad ke-2 juga dibangun dengan empat karakter utama, yakni inspiratif, Islami, dinamis, dan membumi. Karakter tersebut menjadi landasan dalam penerapan identitas visual maupun komunikasi Milad.
Panduan penggunaan logo mencakup berbagai kebutuhan publikasi, baik pada media digital seperti Instagram, website, dan WhatsApp Blast maupun media cetak berupa poster, banner, sertifikat, dan merchandise.
Untuk menjaga konsistensi identitas, penggunaan logo memiliki sejumlah ketentuan, termasuk larangan mengubah proporsi, warna, maupun memisahkan elemen-elemen yang menjadi satu kesatuan logo.
Logo resmi Milad ke-2 UM Kuningan juga disediakan untuk kebutuhan publikasi melalui kanal yang telah ditentukan universitas.
Melalui peluncuran logo dan tema tersebut, Milad ke-2 UM Kuningan tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia institusi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat arah perjalanan universitas. “Bertumbuh dengan Mutu, Bermanfaat dengan Karya” diharapkan menjadi semangat bersama dalam menjaga kualitas, mengembangkan inovasi, dan menghadirkan karya yang memberi manfaat bagi masyarakat.

